Saturday, February 21, 2009

CINTA TIDAK SELALU BERWUJUD BUNGA

CINTA TIDAK SELALU BERWUJUD BUNGA

Untuk direnungkan terutama buat teman-teman yang lagi bermasalah dengan cinta ...

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Danketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. "Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan" Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?". Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?

"Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok." Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan. ...

"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya."Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.

"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang."

"Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu.

"Kamu selalu pegal-2 pada waktu 'teman baikmu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.

"Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.

"Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu".

"Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.

"Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu. "Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. Aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.

"Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya. "Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.

"Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.".

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnyatelah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".

Friday, January 16, 2009

BAHAYA MELETAKKAN ACTION FIGURE PALSU DIA ATAS DASHBOARD MOBIL

Dear All,Saya ingin berbagi pengalaman yang terjadi pada saya baru2 ini.Pada tanggal 24 Des 2008 saya mengajak anak2 ke pusat grosir di Jakarta.Anak pertama saya (7th) tertarik untuk membeli beberapa action figure yangrencananya akan diletakkan di dashboard mobil kami. Kamipun membeli actionfigure Naruto dkk dengan Rp. 100rb/lusin, konon itu adalah buatan China.Harga yang sangat murah, mengingat harga satuan produk asli di atasRp.50rb/buah.

Keesokan harinya tgl 25 Des 2008, anak sayapun meletakkan action figure tsb di dashboard belakang mobil sedan kami. Jam 7 pagi kami bermaksud pergi berlibur keJogja melewati pantura, ternyata memasuki daerah Cirebon terdapat beberapatitik kemacetan akibat dari perbaikan jalan yang berlubang. Jam sudah menunjukan pukul 13.45 ketika kami terjebak kemacetan selama hampir 3 jam memasuki daerah perbatasan Cirebon Brebes.

Anak pertama kami mulai merasakan hidung panas, pernapasan sesak, dan pusing. 15 menit kemudian muntah2 dan terjadi terus menerus selama hampir 1/2 jam. karena mengkhawatirkan keadaanya, maka kami mencari klinik terdekat. Dalam masa pencarian klinik tersebut tiba2 adik saya (27th) mengalami awal yang sama. Hidung terasa panas, pusing dan mual2 ( tapi tidak sampai muntah). Di depan dokter,(Karena Adik saya sudah dewasa) ia mampu mendeskripsikan penyebab pusingnya. katanya, baunya berasal dari benda plastik yang terbakar,dan tercium unsur kimia ( yg dia tidak tau apa) yg sangat menyengat.

Sementara anak dan adik saya di beri oxygen,saya dan suami mengecek keadaan mobil (takut ada kabel yg terbakar). Tapi setelah di cek dg teliti tidak ada satupun kabel yang terbakar. setelah kami teliti dengan seksama penciuman kami, tertuju pada action figure di belakang dashboard mobil. lalu kami ambil untuk memeriksanya. Dan...Masya Allah..., separuh badan Action figure yang menghadap ke arah kaca dan terkena sinar matahari warnanya sudah sangat kusam( jadi belel), terdapat beberapa lubang2 kecil, baunya bahan kimia yang keluar menyengat sekali.

Temuan kami tsb kami laporkan ke dokter, dokter tersebut bilang kalau bau itu berasal dari action figure yang mengandung kadar melamin yg sangat tinggi dan bahan dasar pembuatannya pun dari plastik yang mudah terbakar. Lalu kami bertanya lagi "mengapa hanya anak dan adik saya yang merasakannya?". menurut Dokter lagi karena anak saya mengidap "bawaan asma" yang alergi pernafasan pd keadaan tertentu (dalam hal ini,karena mencium bau melamin dan sirkulasi udara yg sempit,akibat dr tertutupnya mobil kami krn menyalakan AC).

Dan saya ingat adik sayapun penderita asma pula. Untuk mereka yang alergi bau bahan kimia tersebut lebih cepat menyerang pernafasan mereka, sedangkan untuk orang yang normal mungkin efeknya akan lama.

Begitulah pengalaman saya, mudah2an pengalaman dapat dijadikan pelajaran, terutama untuk mereka yang mengidap asma, paru2, alergi atau radang pernafasan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes